Nilai Ekonomis Waktu

Standard

time_is_money1

1.  Pendahuluan

Kuantitas waktu sama bagi semua orang, yaitu 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu. Namun, nilai waktu tidak selalu sama bagi seseorang dengan orang yang lain. Bagi seorang buruh misalnya, satu jam kerja bernilai Rp. 25.000,-, tetpai bagi seorang manajer keuangan, satu jam kerja dapat bernilai Rp. 250.000,-. Jadi, faktor yang menentukan nilai waktu adalah cara seesorang memanfaatkan waktu itu. Semakin efektif dan efisien, semakin tinggi nilai waktunya.

2.  Kritik atas Nilai Waktu Uang

Dalam ekonomi konvensional, nilai waktu uang (time value of money) didefinisikan sebagai: ”A dollar today is worth more than a dollar in the future because a dollar today can be invested to get a return”. Definisi ini tidak akurat, karena setiap investasi selalu mempunyai kemungkinan memperoleh hasil positif, negatiF, atau no return.

Menurut ekonomi konvensional, ada dua hal yang mendasari konsep value of money, yaitu:

1.   Presence of inflation (Keadaan Inflasi)

Keadaan inflasi dapat dicontohkan sebagai berikut. Misalnya, dengan tingkat inflasi 10% per tahun, seseorang dapat membeli sepuluh potong pisang goreng seharga Rp. 10.000,-. Akan tetapi, pada tahun depan, dengan jumlah uang yang sama, ia hanya memperoleh sembilan pisang goring. Oleh karena itu, ia meminta kompensasi atas berkurangnya daya beli uang miliknya akibat inflasi.

2.   Preference present consumption to future consumption

Pada umumnya, present consumption lebih disukai daripada future consumption. Misalnya, tingkat inflasi nol sehingga dengan uang Rp. 10.000,- seseorang dapat membeli sepuluh pisang goring, baik hari ini, maupun tahun depan. Kebanyakan orang lebih menyukai mengonsumsi sepuluh pisang goreng pada hari ini daripada mengonsumsinya pada tahun depan.

Beberapa kritik atas nilai waktu konvensioanl

1.   Ketidakpastian laba

Ekonomi konvensional tidak mengabaikan kepastian laba (return) yang akan diterima. Kompensasi terhadap ketidakpastian return menurut ekeonom konvensioanl adalah discount rate. Ketidakpastian return dikonversi menjadi kepastian melalui premium of uncertainty

Ekonomi syari,ah menolak keadaan yang disebut al ghunmu bilaghurmi (gaining return without responsible for any risk) dan al haraj biladhaman (gaining income without responsible for any expenses).

Certainty in Return

Uncertainty in Return

Konvensional

Syari,ah

Konvensional

Syari,ah

Interest rate ditentukan oleh:

  1. 1.     preferensi current consumption
  2. 2.     Expected inflation
Keuntungan dalam jual beli/sewa secara tangguh bayar ditentukan oleh:

  1. Tingkat keuntungan tiap kali transaksi
  2. Frekuensi transaksi pada satu periode
Discount rate ditentukan oleh:

  1. 1.   preferensi current consumption
  2. 2.   Expected inflation
  3. 3.   Premium for uncertainty

Dengan kata lain, actual return dipaksakan harus sama dengan expected return

Discount rate ditentukan atas dasar ekspektasi keuntungan, dan digunakan untuk menetukan nisbah bagi hasil (nisbah bagi hasil dikalikan dengan actual return, dimana actual return tidak harus sama dengan expected return)

2.   Current Goods dan Future Goods

Perilaku konsumsi orang saat ini dipengaruhi oleh harapannya pada masa depan. Meminjam uang memungkinkan seseorang meningkatkan konsumsi pada saat ini dengan harga yang dibayarkan kemudian. Perilaku konsumsi yang melibatkan lebih dari satu periode waktu ini disebut intertemporal consumption pattern.

Sebagai ilustrasi, dicontohkan pendapatan tiga orang (Mahfud, Arif, dan Jamal). Untuk menyederhanakan grafik hanya digunakan dua periode. Dalam grafik ini pendapatan Mahfud meningkat dari 10 mangga menjadi 15 mangga, sedangkan Jamal menurun dari 20 mangga menjadi 15 mangga, sementara Arif tetap 12 mangga. Keadaan ini disebut endowment point atau income stream point.

Daftar Pustaka

Karim, Adi Warman (2002), Ekonomi Islam: Suatau Kajian Ekonomi Makro, The International Institute of Islamic Thought (IIIT), Jakarta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s